Safari Dakwah “Innalillahi wainna ilayhiraji’un, saudara kita Ali Banat telah kembali ke haribaan-Nya tepat sebelum maghrib, harap memahami bahwa ini adalah waktu yang sulit bagi kita semua dan kami meminta Anda termasuk Ali, keluarganya dan MATW, mengirimkan doa Anda dalam bulan Ramadhan ini.

MATW adalah sebuah lembaga amal yang didirikan Ali Banat pada Oktober 2015, untuk membantu mereka yang kurang beruntung di daerah miskin di Togo, Afrika.

Kabar meninggalnya pemuda Muslim kaya raya yang berasal dari Greenacre di barat daya Sydney, Australia, ini menyebar luas melalui jejaring media social, Itu karena sosok Ali Banat yang hidupnya bergelimang kemewahan, berubah drastis dalam dua tahun terakhir, Dua perusahaan miliknya sendiri terus berkembang serta hidup dalam kemewahan, layaknya sebuah mimpi bagi banyak anak muda.

Dalam sebuah serial video produksi komunitas Muslim Australia, yang ditayangkan di Facebook pada November 2015 lalu, Ali yang diwawancari oleh Syeikh Mohamed Hoblos menunjukkan beberapa barang koleksi barang mewahnya.

Sebagian barang milik Ali telah didonasikan kepada warga yang membutuhkan di beberapa negara Afrika.

Setelah mendengar kisah pemuda ini, tak sekedar menangis tetapi banyak pula yang lantas terbuka mata hatinya dalam memandang kehidupan sehingga menjadi orang yang sangat bersyukur atas anugerah hidup yang dimilikinya. Nama pemuda tersebut adalah Ali Banat, Seorang pemuda muslim dari Australia yang hidup dalam kesuksesan dan penuh dengan kemewahan.

Nama pemuda tersebut adalah Ali Banat, Seorang pemuda muslim dari Australia yang hidup dalam kesuksesan dan penuh dengan kemewahan, akan tetapi akhir-akhir ini kehidupannya berubah drastis. Penyebabnya adalah dokter memvonis dia menderita penyakit Kanker Stadium 4 dan diperkirakan  bahwasanya dia tidak akan hidup lebih dari 7 bulan.

setelah mengetahui itu, Ali pun benar-benar berubah dan menjadi orang  yang berbeda. Dia meninggalkan seluruh Bisnisnya yang telah sukses serta membuang jauh-jauh kehidupan glamornya, lalu berhijrah menjalani hidup dengan sederhana untuk mengabdikan sisa hidupnya di jalan Allah.

Kisah Ali Banat benar-benar mampu menampar sisi kesombongan manusia, Jika ternyata sebesar apapun kekayaan yang kita miliki, tidak akan mampu membeli nikmat sehat, Ali Banat sungguh-sungguh menyadarkan kepada kita bahwa semua yang ada di dunia adalah fana dan semua adalah titipan-Nya, termasuk nyawa yang melekat di badan ini adalah titipan-Nya juga, Maka sungguh tak pantas kesombongan berada di dalam diri kita.

Dari kisah ini kita mendapatkan sebuah pelajaran penting sekaligus berharga, bahwa kebahagiaan sejati bisa kita peroleh dengan cara berbagi dengan sesame, karena dengan hal itu semua yang kita miliki bisa memberikan manfaat bagi kita, tidak hanya kebahagiaan di dunia tetapi juga kebahagiaan di akhirat sana.

Terima kasih atas pelajaran yang sungguh luar biasa dan kisah yang sangat menginspirasi ini. Semoga engkau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah.