Home Haji & Umroh Inilah Cara Mendaftar Haji Regular Dan Plus Yang Wajib Di Baca

Inilah Cara Mendaftar Haji Regular Dan Plus Yang Wajib Di Baca

36
0

Safari Dakwah – Cara mendaftar haji yang benar penting sekali agar di perhatikan, karena memang saat ini masih banyak orang yang salah dalam hal pendaftaran haji. Ada dua jenis pendaftaran haji yang bisa anda lakukan, yaitu pendaftaran haji regular dan haji plus. Kedua jenis ini juga memiliki cara masing-masing dan berbeda. Dimana untuk haji regular merupakan pendaftaran dan pemberangkatan haji yang dilakukan oleh pemerintah secara langsung.

Sedangkan untuk pendaftaran dan pemberangkatan haji plus yaitu di selenggarakan oleh pihak swasta. Beda haji plus dan reguler yaitu bisa dilihat dari setoran pendaftaran, jumlah pembayaran, dan fasilitas yang di berikan selama berada di tanah suci. Biasanya peserta haji regular akan menginap di tanahsuci selama 40 hari, tapi untuk haji plus hanya menginap selama 25 hari saja. Nah berikut akan kami berikan cara daftar haji plus dan reguler, untuk itu simak pembahasannya dengan baik.

Cara mendaftar haji regular

Seperti yang sudah kami singgung di atas, jika haji regular merupakan haji yang di selenggarakan langsung oleh pemerintah. Bagi anda yang berminat untuk mendaftar haji regular, berikut beberapa tata cara daftar haji :

1.Membuka rekening bank haji

Hal pertama yang harus anda lakukan ketika melakukan pendaftaran haji regular yaitu dengan cara membuka rekening bank haji. Tapi perlu di ingat bahwa tidak semua bank di Indonesia menerima setoran haji, hanya ada beberapa jenis bank yang sudah di tunjuk untuk menerima setoran haji yaitu, Bank BRI, BRI Syariah, Mandiri, Syariah Mandiri, Muamalat, Jateng, BTN, Mega Syariah, dan Bank Mega.

Dan untuk bisa membuka tabungan haji sendiri anda harus datang langsung ke Bank tersebut, karena memang anda harus mengisi formulir, membubuhkan tanda tangan, dan membawa KTP asli maupun fotocopy. Biasanya untuk biaya daftar haji awal yaitu minimal Rp.500.000, dan setoran lanjutannya yaitu sebesar Rp.100.000. Tabungan ini bersifat tanpa bunga dan tanpa biaya administrasi, selain itu tidak ada kartu ATM. Karena memang ini hanya di khususkan untuk setoran haji.

Dan perlu di ingat bahwa tabungan haji berbeda dengan tabungan pada umumnya, untuk itu anda perlu menyampaikan keinginan untuk membuka rekening haji kepada customer service yang melayani. Anda bisa menyetorkan uang berapapun jumlahnya, ketika jumlah tabungan yang anda setorkan sudah mencapai Rp.25 Juta. Maka anda sudah bisa mengajukan kepada Kementrian Agama untuk mendapatkan SPPH dan Nomor Porsi keberangkatan haji.

2. Surat keterangan sehat dan golongan darah

Langkah selanjutnya yaitu dengan cara mengecek kesehatan dan golongan darah, dimana surat keterangan sehat ini akan di bawa ke kantor Kementrian Agama sebagai syarat pendaftaran haji. Dan perlu di ingat agar anda menyampaikan kepada dokter bahwa anda ingin mengecek kesehatan sebagai syarat pendaftaran haji.

3. Mengisi surat pendaftaran haji

Setelah tabungan anda mencapai angka 25 juta, maka anda sudah bisa meminta dan mengisi SPPH di Kantor KEMENAG. Anda bisa mendapatkan surat ini di kantor KEMENAG kabupaten bukan KUA yang ada di kecamatan. Jelaskan kepada petugas bahwa anda ingin mendaftar haji, maka anda akan diberikan formulir pendaftaran haji. Dimana di dalam formulir tersebut berisikan beberapa isian seperti, NIK, Nomor Rekening Haji, Golongan Darah, dan masih banyak data lainnya.

4. Mengajukan nomor

Setelah anda mendapatkan SPPH dan sudah mengisi formulir tersebut, maka langkah selanjutnya dalam pendaftaran haji yaitu dengan cara mengajukan nomor porsi di bank. Dalam hal ini anda perlu mengunjungi bank pembukaan rekening haji, dan menyampaikan kepada customer service yang bertugas bahwa anda ingin mendapatakan nomor porsi untuk keberangkatan haji. Tapi sebelum itu pastikan bahwa uang tabungan anda sudah benar-benar mencukupi (25 juta), karena jika kurang dari jumlah tersebut anda belum bisa mendapatkan nomor porsi keberangkatan haji.

5. Melapor ke Kantor Kementrian Agama

Cara pendaftaran haji selanjutnya yaitu dengan cara melapor ke Kantor Kementrian Agama, tapi sebelum melapor anda harus menyiapkan beberapa dokumen seperti berikut:

  • Bukti setoran awal BPIH.
  • 1 lembar surat pendaftaran pergi haji
  • 10 lembar foto ukuran 3×4, dan 2 lembar foto ukuran 4×6. Dengan ketentuan foto tersebut berwarna, 80% menampilkan wajah, menggunakan pakaian gelap, background putih, dan tidak berkacamata.
  • Foto copy surat keterangan sehat dari puskemas sebanyak 4 lembar.
  • Foto copy akta kelahiran/ijazah/buku nikah sebanyak 2 lembar.
  • Foto copy kartu keluarga sebanyak 2 lembar.
  • Foto copy KTP.

Setelah anda memenuhi berbagai macam persyaratan di atas, maka anda tinggal menunggu keputusan dari Kantor Kementrian Agama di tahun berapa anda akan berangkat menunaikan ibadah haji. Cara cek no porsi haji yaitu bisa melalui laman website kemenag.go.id.

Cara mendaftar haji ONH plus

Untuk pendaftaran dan biaya haji plus sendiri akan berbeda dengan cara pendaftaran haji regular, dimana untuk pendaftaran haji plus sendiri anda harus menyetorkan uang sebesar 5000 USD, dengan rincian Rp.1.100.000 untuk DP ke Travel haji plus, dan sisanya untuk setoran awal ke KEMENAG. Nah setelah anda mendapatan nomor porsi ONH plus, anda sudah bisa menyerahkan semua berkas yang dibutuhkan ke Travel penyelenggara haji ONH plus. Untuk pelunasan pembayaran haji plus sendiri yaitu 4 bulan setelah anda mendapatkan nomor porsi ONH plus.

Biasanya untuk jumlah biaya haji plus yaitu antara 8000 USD sampai dengan 12000 USD, jumlah tersebut tergantung dari fasilitas hotel yang anda pilih dan juga teman sekamar yang dipilih, apakah sekamar 2, 3, 4 orang. Semakin dekat hotel yang anda pilih dengan Masjidil Haram Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, maka akan semakin mahal pula biaya pembayaran yang harus anda taguhkan.

Untuk itu kami sarankan kepada anda jika memiliki niatan untuk melaksanakan ibadah haji agar mendaftar dan membuka tabungan rekening bank yang sudah di tunjuk langsung oleh Kementrian Agama. Hal ini di tujukan untuk berjaga-jaga terjadinya penipuan, karena memang saat ini sudah marak sekali terjadinya penipuan pemberangkatan haji yang dilakukan oleh Travel haji ONH plus.

Padahal kalau anda ketahui pihak ONH plus juga harus mendapatkan nomor porsi haji dari Kementrian Agama terlebih dahulu untuk bisa berangkat haji secara resmi. Untuk itu pastikan bahwa anda sudah memiliki tabungan haji di bank yang sudah di tunjuk oleh Kementrian Agama terlebih dahulu, sebelum memutuskan untuk menyerahkan syarat-syarat haji kepada pihak ONH plus.

Bagaimana sudah paham bukan cara mendaftar haji yang benar? Pilihlah jenis pendaftaran yang menurut anda paling efektif, jangan sampai anda salah pilih yang berakibat terjadinya penipuan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here