Kisah Hikmah, Penyembah Api Pemilik Istana Megah di Surga

 

Kisah Hikmah si Penyembah Api

Kisah hikmah tentang seorang Majusi yang dibuatkan istana megah di surga menjadi salah satu cerita yang wajib untuk Anda ketahui lantaran mengandung banyak pelajaran berharga.

Alkihas, ada seorang janda yang hidupnya sangat melarat. Demi menghidupi dirinya dan sang anak, ia rela meminta belas kasihan orang lain. Sehari-hari ia pergi ke mana saja kaki melangkah. Hingga sampailah ia di sebuah masjid.

Di sana ia bertemu dengan seorang muslim. Tanpa basa-basi, ia meminta pertolongan pada muslim tersebut.

“Wahai tuan, berkenankah kiranya bermurah hati. Anak saya sedang kelaparan dan saya mohon bantuan kepada Anda,” pinta si janda.

Bukannya memberikan bantuan, muslim tersebut justru meminta si janda untuk menunjukkan bukti bahwa ia benar-benar miskin.

“Mana buktinya jika Anda memang miskin dan anak-anak Anda seorang yatim?” katanya.

Bingung karena tak memiliki bukti si janda pun berlalu. Di perjalanan ia bertemu dengan seorang Majusi, penyembah Api. Si janda pun meminta bantuan orang tersebut.

Tanpa banyak bertanya, si Majusi memberi uang dan pakaian pada si janda. Tak hanya itu saja, si Majusi bahkan meminta agar si janda dan anaknya tinggal di rumahnya.

Mimpi Bertemu Rasulullah Saw

Kisah hikmah terus berlanjut. Di waktu yang sama, si Majusi dan pria muslim bermimpi bertemu Rasulullah Saw. Pada si Majusi Rasul menunjukkan sebuah istana nan megah di dalam surga, sedangkan pada si pria muslim Rasul menolak untuk menyambutnya saat bertemu.

Setelah mimpi tersebut, pria muslim langsung mendatangi tempat si Majusi dan memintanya untuk menyerahkan si janda beserta anaknya. Namun, ditolak oleh si Majusi. Ia pun memaksa si Manjusi dengan memberikan iming-iming dinar. Penawaran tersebut ditolak mentah-mentah.

Karena kesal pria muslim tersebut lantas menyebut bahwa si Majusi tidak pantas menolong si janda karena wanita tersebut adalah muslim. Si Majusi dengan tenang menyatakan bahwa setelah dirinya bertemu Rasul dalam mimpi, pagi itu juga dirinya memeluk Islam.

Kisah hikmah di atas menunjukkan bahwa kebaikan si Majusi merupakan salah satu tanda cinta pada Rasulullah. Hendaknya jangan pernah menyepelekan kebaikan sekecil apapun. Bisa jadi hal tersebut yang membuat si Majusi diberi hidayah oleh Allah Swt.