Sahabat safari dakwah yang mulia. Membangun keluarga dalam Islam merupakan sunnatullah yang berlaku untuk semua makhluk (kecuali malaikat). baik manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan diciptakan oleh Allah Subhana wa taala  secara berpasangan. Bahkan pernikahan adalah sunnah Rasulullah Shollallohu ‘alaihi wasallam yang harus diikuti oleh ummat ini.

Agar kita termasuk dalam barisan umat ini dan menjadi manusia yang memenuhi hak kemanusiaan, maka tidak ada kata lain kecuali harus mengikuti Sunnah Rasul, yaitu nikah secara syar’i. Coba perhatikan Firman Allah SWT didalam surat Ar-Rum. :

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (Ar-Rum: 21)

Ada beberapa faktor yang mendasari urgensinya pembentukan rumah tangga dalam Islam sebagaimana berikut:

  1. Perintah Allah Subhanahu wa ta’ala

Membentuk dan membangun mahligai rumah tangga merupakan perintah yang telah ditetapkan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala. dalam beberapa firman-Nya.

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”(At-Tahrim: 6)

  1. Membangun Mas’uliah Dalam Diri Seorang Muslim.

Sebelum seorang berumah tangga, seluruh aktivitasnya hidupnya hanya fokus kepada perbaikan dirinya. Mas’uliah (tanggung jawab) Bagaimana mendidik dan memperbaiki istrinya agar menjadi wanita yang shalehah. Serta mendidik anak-anaknya agar menjadi generasi yang bertakwa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala

  1. Membangun Masyarakat Islami

Seorang muslim yang membangun dan membentuk keluarga, berarti ia telah mengawali langkah penting untuk berpartisipasi membangun masyarakat muslim. Berkeluarga merupakan usaha untuk menjaga kesinambungan kehidupan masyarakat dan sekaligus memperbanyak anggota baru masyarakat.

  1. Mewujudkan Keseimbangan Hidup

Orang yang belum menikah sungguh ia belum menyempurnakan keimanannya. Untuk menciptakan keseimbangan dalam hidupnya, Islam telah memberikan kemudahan dalam hidup untuk melaksanakan salah satu sunnah Rasul, yaitu membangun keluarga yang Islami. Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam. bersabda:

Apabila seseorang menikah maka ia telah menyempurnakan setengah agama. Hendaklah ia bertakwa kepada Allah dalam setengahnya.” (Hr. Imam Al-Baihaqi)