Home Haji & Umroh Pengertian Umroh Lengkap Dengan Hukumnya Menurut Para Ulama

Pengertian Umroh Lengkap Dengan Hukumnya Menurut Para Ulama

227
0

Safari Dakwah – Mungkin mendengar sebutan umroh dan haji sudah tidak asing lagi di telinga anda, namun terkadang masih banyak orang yang salah membedakan umroh dan haji. Padahal kedua jenis ibadah ini memiliki definisi yang berbeda, untuk tata cara pelaksanaannya sendiri juga akan berbeda. Untuk itu memahami benar apa itu umroh? Dan apa itu haji? Adalah dua hal yang wajib anda ketahui. Terlebih bagi anda yang memiliki kemampuan untuk melaksanakan ibadah ini.

Karena memang kedua jenis ibadah ini memiliki keutamaan yang tinggi di sisi Allah SWT. Untuk itu dalam pelaksanaannya sendiri juga harus sesuai dengan apa yang sudah di contohkan oleh Rasulullah SAW. Sehingga ibadah yang kita lakukan bisa di terima di sisi Allah SWT. Nah langkah awal yang harus anda lakukan yaitu memamahi kedua jenis ibadah ini. Dan pada kesempatan kali ini kami akan memberikan penjelasan mengenai pengertian umrah menurut Bahasa dan istilah? Lengkap dengan hukum-hukumnya menurut para ulama.

Apa itu umroh ?

Pengertian umroh secara Bahasa bisa di artikan sebagai mengunjungi, dengan kata lain umroh bisa di sebut juga sebagai salah satu perbuatan yang di sengaja untuk mendatangi atau mengunjungi Baitullah kapanpun. Dengan kata lain tidak ada batasan waktu kapan kita akan mengunjungi Baitullah, karena memang ibadah umroh sendiri bisa dilakukan setiap kali kita mampu untuk melaksanakannya. Tentunya hal ini berbanding sebalik dengan ibadah haji yang hanya dilakukan satu tahun sekali yaitu pada bulan Dzulhijah saja.

Sedangkan untuk pengertian umroh secara istilah yaitu mengunjungi Kota Makkah atau Baitullah guna melaksanakan ibadah seperti sa’I dan thawaf, dengan tata cara tertentu. Atau bisa diartikan juga sebagai salah satu perbuatan untuk mengunjungi Baitullah guna melakukan ibadah dengan rukun umrah dan syarat-syarat yang sudah di tentukan.

Dan umroh sendiri juga berbeda dengan ibadah haji yang hanya bisa dilakukan sekali dalam seumur hidup, melainkan anda bisa menunaikan ibadah umroh berulang kali. Namun hukum dasar dari umroh yaitu wajib dilakukan sekali dalam seumur hidup. Tapi jika seseorang merasa sudaah mampu untuk melaksanakan ibadah umroh berulang kali, hal tersebut bukanlah menjadi larangan. Karena memang Nabi Muhammad SAW pernah bersabda yaitu “Dari umroh ke umroh adalah penghapus dosa antara keduanya”.

Umroh disebut juga sebagai haji kecil

Selain pengertian umroh yang sudah kami paparkan diatas, banyak orang yang menyebut umroh sebagai hajjul asghar atau haji kecil. Seperti yang sudah kami sebutkan diatas, jika umroh menurut Bahasa yaitu berkunjung, sedangkan menurut syari’I yaitu berkunjung ke Baitullah yang di dalamnya terdapat beberapa rukun dan syarat umroh seperti thawaf, sa’I dan mencukur rambut guna mendapatkan ridha di sisi Allah SWT. Untuk tata cara pelaksanaan ibadah umroh sendiri sudah di contohkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW, jadi kita tidak boleh mengubah satupun rukun maupun syarat yang sudah di contohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Keutamaan ibadah umroh

Ibadah umroh merupakan salah satu ibadah yang memiliki keutamaan cukup besar di sisi Allah SWT. Terdapat beberapa dalil umrah dan hadist shahih yang sudah menyebutkan beberapa keutamaan dan pahala dari ibadah umroh. Untuk itu bagi anda yang merasa sudah mampu melaksanakannya, maka sangat di anjukan sekali untuk bersegera. Bahkan untuk kalangan yang biasa saja, sangat disarankan untuk terus berikthiar dan berdoa agar bisa melakukan ibadah umroh. Berikut beberapa keutamaan dari ibadah umroh :

1. Sebagai pengampunan dosa

Ibadah umroh adalah salah satu jenis ibadah yang bisa dibilang sebagai pengampunan dosa. Hal ini juga sudah disebutkan dalam sebuah hadist shahih yaitu dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda “ Ibadah umroh sampai umrah berikutnya sebagai kafarat untuk dosa diantara keduanya dan haji yang mabrur tidak ada balasannya kecuali surga”. Tentunya hal ini bisa menjadi bahan pertimbangan kita untuk bersegera dalam melakukan ibadah umroh.

2. Sebagai tamu Allah yang doanya akan dikabulkan

Setiap orang tentunya memiliki permintaan beraneka ragam, walaupun begitu setiap orang juga mengharapkan doa yang dipanjatkan tersebut akan dikabulkan oleh Allah SWT. Ketika anda menunaikan ibadah umrah, anda akan dianggap sebagai tamu Allah SWT yang doanya akan dikabulkan. Hal ini sudah diterangkan dalam sebuah hadist shahih, yaitu dari Abu Hurairah RA berkata, bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda “ Para jamaah haji dan umrah merupakan delegasi Allah. Jka mereka berdo’a kepada-Nya, Allah akan mengabulkannya. Dan jika mereka memohon ampunan, maka Allah akan mengampuninya”.

3. Bagi perempuan bagaikan jihad

Untuk setiap perempuan yang menunaikan ibadah umrah selain akan mendapatkan pengampunan dosa, dan doa-doanya dikabulkan juga akan dianggap telah menunaikan tugas jihad. Hal ini juga sudah jelas dalam sebuah hadist shahih, yaitu Rasulullah SAW pernah bersabda “Jihadnya orang yang sudah tua, anak-anak, orang yang lemah dan wanita, adalah haji dan umroh”.

Terdapat 2 hukum umroh yang masih menjadi perdebatan antara ulama, berikut hukum dari ibadah umrah :

1. Wajib, ibadah umrah disebut wajib yaitu jika pelaksanaanya baru pertama kali, sehingga disebut juga sebagai Umratak Islam. Selain itu jika anda memiliki nazar untuk menunaikan ibadah umrah, maka hukumnya adalah wajib untuk dilakukan setelah apa yang anda inginkan telah berhasil di dapatkan.

2. Sunnah, ibadah umrah disebut Sunnah ketika sudah dilakukan berulang kali atau sudah lebih dari satu kali dan juga bukan merupakan nazar. Contoh gampangnya yaitu di tahun ini anda menunaikan ibadah umroh, maka hal tersebut di sebut wajib. Dan ketika di tahun-tahun berikutnya anda mampu untuk menunaikan ibadah umrah lagi, maka hal tersebut disebut sebagai Sunnah.

Namun para ahli fiqih telah menyepakati bahwa hukum umrah adalah wajib bagi setiap orang yang disyariatkan untuk menyempurnakan.

Nah berikut akan kami berikan beberapa pendapat ulama mengenai hukum ibadah umrah :

1. Hukum umrah adalah Sunnah mu’akkadah

Untuk ulama yang berpendapat bahwa hukum umrah yaitu Sunnah mu’akkadah yaitu, Imam Asy-Syafi’I, Imam Malik, Imam Abu Hanifah, Ibnu Mas’ud, Imam Ahmad, dan Abu Tsaur. Menurut beliau-beliau hal ini bersumber dari hadist Nabi Muhammad SAW ketika ada salah seorang sahabat yang menanyakan hukum ibadah umrah wajib atau tidak, beliau menjawab “Tidak, namun jika kalian umrah maka akan lebih baik”.

2. Hukumnya wajib bagi orang-orang yang diwajibkan haji

Pendapat ini dikemukakan oleh Imam Syafi’I yang versinya lebih shahih, Ibnu Hazm, sebagian ulama mazdhan Maliki, dll. Dimana mereka memiliki pendapat bahwa umrah hukumnya wajib dan dilakukan sekali seumur hidup.

3. Pendapat terkuat

Untuk hukum umrah sendiri wajib sekalu seumur hidup adaah hadis shahih, sedangkan untuk yang berpendapat Sunnah mu’akkadah adalah hadist lemah. Jadi dalam hal ini bagi yang sudah mampu sangat dianjurkan sekali untuk beribadah umrah sekali dalam seumur hidup.

Nah itulah pembahasan lengkap mengenai pengertian umrah dan hukumnya. Semoga informasi yang sudah kami sampaikan diatas bisa bermanfaat untuk anda.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here