Home Islami Tuntunan Shalat Fardhu sesuai dengan syariat islam

Tuntunan Shalat Fardhu sesuai dengan syariat islam

63
0

Safari Dakwah – Umat beragama islam tentu wajib hukumnya untuk menjalankan shalat. Ibadah dalam bentuk komunikasi kepada Allah ini harus dilakukan setidaknya 5 waktu setiap harinya. Mulai dari shubuh, dzuhur,ashar,maghrib dan isya. Tentu, semuanya harus dilaksanakan tanpa alasan apapun. Tidak ada alasan untuk terlambat dalam mengerjakan shalat fardhu. Shalat ini sangat penting untuk digunakan sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan sehari-hari. Dengan begitu, sebelum melaksankannya maka harus mengetahui tuntunan shalat fardhu terlengkap.

Menjalankan shalat fardhu jelas wajib hukumnya bagi semua umat beragama islam. Dengan menjalankan shalat maka kebaikan akan didapatkan jauh lebih mudah. Bagi umat yang beragama islam maka shalat akan memberikan rasa nyaman dan aman untuk kehidupan yang ada. Allah selalu senantiasa memberikan rahmatnya kepada mereka yang memberikan waktu luangnya untuk bersyukur kepada Allah SWT. Tentu hal ini menjadi lebih penting karena dapat memanfaatkan waktu luang yang ada. Baca lebih lengkapnya mengenai tuntunan shalat fardhu dengan lengkap.

Tuntunan Shalat Fardhu Wajib DI Ketahui

Terdapat beberapa tuntunan yang harus dimiliki terlebih dahulu agar dapat menjalankan shalat dengan sah. Simak selengkapnya dibawah ini.

1. Syarat wajib shalat

Tentu, sebelum menjalankan shalat maka harus memenuhi syarat yang ada. Syarat ini sebagai modal utama yang harus dipenuhi oleh umat islam untuk dapat menjalankan ibadah shalat. Pastikan untuk sudah melakukan syarat shalat yang ditentukan dibawah ini.

a. Beragama muslim

Sudah pasti hanya umat muslim yang dapat berserah diri kepada Allah SWT sebagai ungkapan rasa terimakasih atas segala rahmat dan nikmat yang diberikan. Menjalani kehidupan ini memang harus dengan benar dan sesuai pada kebutuhannya.

b. Berakal sehat serta sadar

Menjalankan ibadah shalat maka seseorang umat harus memiliki kesadaran yang tinggi dan dalam kondisi sehat. Hal ini tentu untuk memberikan konsentrasi dan niat yang sungguh-sungguh dalam menjalankannya. Dengan niat yang sungguh akan mendapatkan amalan yang baik pula nantinya.

c. Melakukan dakwah islam

Penyebaran informasi yang baik secara islami kepada masyarakat tentu haruslah benar. Sebelum melakukan dakwah islam tentu sudah pasti memahami dasar aturan yang ada. Karena itu, seseorang yang sudah melakukan dakwah tentu dapat menjalankan shalat dengan lebih baik.

d. Cukup umur

Seseorang yang sudah dalam baligh ataupun cukup umur maka dapat menjalankan ibadah shalat. Bahkan halal hukumnya untuk menghukum anak yang sudah berumur 10 tahun namun masih telat dalam melakukan shalatnya. Tentu, hal ini harus lebih anda hindari lagi.

2. Syarat sah shalat

Setelah memahami dengan benar mengenai syarat wajib dari shalat. Tuntunan selanjutnya yaitu memahami dengan lebih mengenai syarat sah saat shalat. Hal ini tentu harus diketahui agar tidak terjadi kendala dan merugikan diri sendiri. Karena, sia-sia seseorang yang melakukan shalat namun tidak sah. Berikut beberapa syarat sah shalat :

a. Menutup aurat

Pastikan saat anda mengerjakan shalat harus menutup aurat dengan pakaian yang benar. Tidak diperbolehkan untuk menggunakan pakaian yang ketat dan terlalu kecil. Hal ini tentu sangat merusak normad dan menyebabkan shalat menjadi tidak sah. Karena, gerakan shalat dapat menyebabkan tengsingkirnya baju dan menjadikan aurat terbuka.

b. Suci dari hadats dan najis

Sebelum menjalankan shalat, pastikan bahwa pakaian,tubuh sampai dengan tempat untuk shalat terhindari dari segala najis dan hadats yang ada. Seseorang tidak akan sah jika terdapat hadats dan najis pada saat melakukan shalat.

c. Bersuci

Bersuci diri dapat dilakukan dengan wudhu. Wudhu yang benar tentu sudah diajarkan secara langsung oleh Rasulullah SAW sebelum menjalankan shalat. Pastikan bahwa sudah bersih dari segala hal yang terkait dengan kesucian.

d. Masuk waktu shalat

Pastikan bahwa menjalankan ibadah shalat ini sesuai dengan waktunya. Tidak diperbolehkan untuk mendahului waktu yang sudah ditentukan. Terdapat 5 waktu shalat yang harus dikerjakan dengan penuh.

e. Menghadap kiblat

Untuk shalat yang lebih sah maka dapat menghadap pada kiblat. Tuntunan ini tentu harus dilakukan guna meningkatkan diri menjadi lebih baik lagi. Kiblat merupakan aturan dalam pelaksanaan shalat dengan menuju arah makkah.

f. Khusyuk

Melakukan ibadah shalat sebaiknya dilakukan dengan khusyuk dan tidak menganggung. Tetap tenang dan berfokus pada aturan dan tujuan yang diberlakukan dalam mengerjakan ibadah shalat.

3. Rukun shalat

Sebagai penyelaras dalam kewajiban shalat, maka seseorang harus mengerti rukun shalat dengan tepat. Rukun shalat ini harus dipahami mengenai konsekuensi yang mungkin didapatkan saat meninggalkannya. Berikut lebih jelasnya :

a. Niat shalat

Semua orang yang akan menjalankan shalat harus mengucapkan niat sebagai perwujudan akan ibadahnya. Bacaan niat shalat sendiri boleh diucapkan dari dalam hati saja. Terpenting yaitu lakukan niat sesuai pada waktu shalatnya.

b. Berdiri tegak

Berdiri dilakukan secara tegak dengan mengarahkan pandangan dari mata ke tempat sujud. Dengan begitu, akan lebih tersadar bahwa semua yang ada hanyalah milikNYA dan wajib untuk disyukuri bagaimanapun.

c. Takbiratul ihram

Mengucapkan takbir shalat fardhu menjadi hal yang penting dilakukan saat menjalankan ibadah shalat. Seseorang yang sudah melakukan takbiratul ihram maka tidak diperbolehkan untuk melakukan hal yang diluar dari shalat. Jika hal tersebut terjadi, maka akan batal.

d. Membaca al fatihah

Hal selanjutnya yang harus dilakukan yaitu membaca al-fatihah sesuai dengan rakaat yang dikerjakan. Untuk membaca surah al-fatihah sendiri dapat dikeraskan namun tidak menganggu sekitar.

e. Ruku

Dimana posisi badan lebih turun dan bungkuk serta membaca doa Ruku’ Thuma’ninah saat melakukannya. Harus dilakukan secara tenang dan tidak terburu-buru. Hal ini dilakukan sesuai dengan rakaatnya.

f. Sujud

Posisi dimana anda bersujud dan menyadari bahwa Allah SWT merupakan Tuhan yang patut untuk disembah. Lakukan sujud ini dengan benar dan tidak disarankan untuk terburu-buru. Sujud harus dilakukan dengan perasaan yang benar dan tetap bersyukur. Pahami bahwa setiap hal yang ada didunia ini hanyalah titipan dari Allah semata.

g. Iftirasy

Duduk di antara dua sujud harus dilakukan dengan tenang, iklhlas serta tidak terburu-buru dalam melakukannya. Hal ini akan menjadi lebih bermakna saat anda memang ikhlas dalam menjalankan shalat.

h. Tasyahhud akhir

Duduk untuk tasyahhud akhir dilakukan sembari membaca tasyahhud akhir. Lakukan dengan benar dan tidak terburu-buru. Segala sesuatu yang dilakukan dengan ikhlas akan memberikan kemudahan.

i. Membaca shalawat

Selanjutnya, lakukan dengan membaca shalawat Nabi SAW saat sedang melakukan tasyahhud akhir. Hal ini merupakan kewajiban bagi siapapun yang menjalankan ibadah shalat.

j. Salam

Terakhir, yaitu dengan melakukan salam dari arah kanan kemudian ke arah kiri. Jangan lupa untuk dapat bersalaman kepada sekitar untuk mempererat silahturahmi.

Usai sudah pembahasan lengkap mengenai tuntunan shalat fardhu lengkap yang wajib untuk anda ketahui. Pastikan bahwa semua tuntunan shalat tersebut di jalani dengan baik. Semoga artikel diatas bermanfaat !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here